Pagi ini hpku berdering
mengabarkan berita duka tentang seorang teman
yang beberapa waktu lalu menderita sakit hebat di tubuhnya
Tuhan pun menyayanginya
Tak ingin sakitnya diderita cukup lama
dan Dia mengambilnya.
Sahabatku yang baik ini
Pertama kali aku bertemu dengannya
saat awal masa SMA
SMA kami berbeda
tapi kami dipertemukan dengan suatu acara ‘uji coba’
yang secara rutin diselenggarakan oleh bimbel di kota Medan.
Pengalaman pertama kali bertemu dengannya sangat mengesankan,
kenapa?
karena saat ‘uji coba’ berlangsung, beliau duduk di depanku
dan saat akhir2 menjelang ‘uji coba’ selesai,
secara sengaja, ku melihat jawabannya yang terlihat jelas di depanku
hanya beberapa soal memang, namun batinku meringih
karena mengerjakan ‘uji coba’ yang tidak bersih
itu kali pertamaku mengikuti ‘uji coba’
dan berjanji dalam diri untuk tidak akan pernah melakukannya di ‘uji coba-uji coba selanjutnya’
Tuhan mempertemukanku kembali
untuk bisa bersahabat dengan temanku ini
di tahun selanjutnya,
kami satu ruangan di bimbel tersebut
dari situ, aku mengenal temanku ini sangat energik, smart dan ramah
tapi keberadaanku di kelas tersebut tak berlangsung lama
Kembali lagi, Tuhan mempertemukanku dengan Beliau
di kampus yang sama namun berbeda jurusan
meski beda jurusan,
kami sering berinteraksi didalam sebuah organisasi
dari situ, aku mulai mengenal pribadi Beliau
Seorang pria yang sangat berdedikasi tinggi atas tugas-tugasnya
juga pemuda yang sangat berwibawa
Terakhir berkomunikasi dengan Beliau
beberapa bulan yang lalu
berdiskusi panjang tentang perusahaan
Perusahaan yang beliau juga ingin memasukinya
Kuberikan kalimat-kalimat semangat padanya
dan pembicaraan kamipun berakhir..
Tak kusangka,
ternyata itu pembicaraan terakhir kami
aku dan sahabatku
selamat jalan sahabat
Semangat berjuang dan berdedikasimu
sungguh sangat menginspirasiku….

Pingback: Anak Medan? Muslim? Kuliah di Bandung? Hayo ikut LKI | Seberkas Catatan Hidup (Masih Berduka)
Pingback: Ingat Mati Seharusnya Mencegah Maksiat | Seberkas Catatan Hidup (Masih Berduka)
Pingback: Pedihnya Sakaratul Maut Bagi Seorang Muslim | Seberkas Catatan Hidup (Masih Berduka)
Pingback: Malam Pertama Sahabatku | Seberkas Catatan Hidup (Masih Berduka)
Innalillahi wa innailaihi rojiun
aku kenal baik dengan sahabatmu..
walaupun gak pernah satu sekolah atau kampus sama skali, tapi aku satu bimbel sama amri dari smp,
kalau boleh tau kamu bimbel di medica yah,
dia orang baik, insyaAllah dia dpt tempat yg mulia disana..
masih inget trakhir ketemu januari satu travel brangkat ke bandung :’(
(
masih gak percaya dia pergi secepat itu
aku cuma satu kampus dan itupun beda jurusan….
iya pernah bimbel di Medica…
Innalillahi wa innailaihi rojiun. . !!